padamkanapiā Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan usai memadamkan kebakaran ruko yang berisi kasur di Pasar Siteba, Nanggalo, Padang, Minggu
Empatpelaku pencurian telepon seluler (ponsel) ditangkap Tim Klewang Polresta Padang pada Kamis (12/5/2022) malam. Empat pelaku pencurian telepon seluler (ponsel) ditangkap Tim Klewang Polresta Padang pada Kamis (12/5/2022) malam. Lewati ke konten. Envelope Facebook Instagram Youtube Twitter Tiktok.
PADANG Cakrawala.co,- Di bawah kepemimpinan Wali Kota Padang Hendri Septa, Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berupaya menunjang dan meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Padang. Salah satu dari upaya tersebut adalah dengan menciptakan kondisi pasar yang nyaman dan representatif sebagai
Semangatnews Padang ā Hingga hari ini telah ada 319 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 20 orang lagi. Sembuh bertambah 3 orang, sehingga total sembuh 70 orang dan meninggal bertambah 1 orang lagi sehinga total meninggal 18 orang.
Bacajuga: Update Kebakaran di Jalan Raya Medan Siteba Padang, Damkar: Objek Terbakar Bangunan Gudang. Baca juga: KRONOLOGI Kebakaran di Pasar Sungai Geringging Padang Pariaman, Ada Letusan Dekat Meteran Listrik. Ia menyerahkan dugaan penyebab kebakaran kepada pihak kepolisian. "Kerugian sementara ditaksir mencapai ratusan juta,"
Kebakarandi Padang Lawas Utara 4 Anak Tewas dalam Kebakaran di Padang Lawas Utara, Orangtua Sedang Berada di Luar Rumah Sebuah rumah terbakar di Desa Rondaman Dolok, Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara pada Minggu (20/2/2022) malam. Senin, 21 Februari 2022 13:28 WIB.
VHFoqfl. - Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sumatera Barat, mencatat 114 kali peristiwa kebakaran terjadi di daerah tersebut sejak Januari hingga akhir Mei 2022. Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Damkar Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan, pada Mei 2022 telah terjadi 27 kali kebakaran, sementara pada April ada 30 kali kejadian. Sementara pada Januari 2022 ada 15 kejadian dan 22 kejadian pada Februari serta 20 kali kejadian kebakaran pada Maret 2022. "Untuk kebakaran yang melanda rumah terjadi 43 kali sementara sembilan kali terjadi di pasar, restoran atau toko, lalu 15 kali kebakaran dengan objek alat-alat elektronik," kata dia, Selasa 31/5/2022. Baca JugaSatpol PP Gerebek Panti Pijat Plus-plus Berkedok Warung Kopi, Ini Hasilnya Ia terus mengimbau warga agar berhati-hati terhadap potensi terjadinya kebakaran dan sejumlah kasus yang ada memang sebagian besar akibat kelalaian seperti meninggalkan rumah dalam kondisi kompor gas yang masih terpasang regulator gasnya. Setelah itu ada kasus warga yang abai terhadap jaringan instalasi listrik di rumahnya yang termakan usia sehingga melunak dan rentan terbakar. "Ada juga kelalaian mematikan listrik saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong seperti pulang kampung atau lainnya. Untuk jaringan listrik seperti di plafon rumah atau peralatan elektronik yang kabelnya memiliki batas usia pemakaian dan menjadi penyebab korsleting," kata dia. Sementara untuk kebakaran lahan terjadi 24 kali di kota setempat dan ini diduga akibat cuaca panas terik dan warga yang melakukan pembakaran sampah di lokasi tersebut. "Warga yang membakar sampah tidak menunggui hingga selesai sehingga apinya menjalar ke tempat lain maka terjadi kebakaran lahan," kata dia. Baca JugaPanti Pijat Plus-plus Berkedok Warung Kopi di Padang Digerebek, 3 Perempuan Tertangkap Sedang Layani Pria Ia meminta masyarakat Kota Padang agar waspada terhadap segala hal yang dapat berpotensi menjadi penyebab kebakaran dan menyiapkan racun api di rumah, kantor, pertokoan dan lainnya untuk pertolongan pertama saat terjadi kebakaran.
Padang ANTARA - Kebakaran melanda sebuah rumah yang difungsikan sebagai kantor sekaligus gudang di Jalan Medan, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Padang, Sumatera Barat Sumbar pada Sabtu 9/10 dengan cepat membesar karena di dalam gudang terdapat sejumlah barang mudah terbakar termasuk mengandung kimia seperti thinner, handsanitizer, dan lainnya."Api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat bahan mudah terbakar, termasuk cairan mengandung kimia," kata Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang Basril, di Padang, Sabtu mengatakan dalam peristiwa kebakaran itu warga juga mendengar suara ledakan sekitar tiga kali, disinyalir berasal dari bahan kimia yang terbakar dalam mengungkapkan dengan kondisi serta medan yang demikian maka pihak Damkar Padang melakukan pemadaman menggunakan sistem Teepol, yakni air dicampur sabun foam khusus."Jika menggunakan air biasa maka tidak akan padam, karena api masih menyala di atas air. Sehingga digunakan Teepol," dua jam berjibaku di lokasi kejadian yang merupakan tempat usaha itu akhirnya amukan si "jago merah" bisa dipadamkan, dan tidak membakar bangunan itu mengingat lokasi kebakaran merupakan kawasan padat penduduk dengan jarak antar rumah cukup rapat."Beberapa kali kami juga mengimbau masyarakat agar tidak terlalu dekat karena khawatir terkena api, bahkan petugas bekerja ekstra hati-hati," Damkar Padang menurunkan 10 armada pemadam kebakaran serta 75 personel ke lokasi dibantu oleh instansi terkait serta warga mengatakan tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, sedangkan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.*
PADANG - Sebanyak lima rumah terbakar hingga sebabkan kerugian Rp 1,2 miliar di Perumahan Siteba Jalan Payakumbuh IV, Rt 04/Rw 12, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat Sumbar, Kamis 25/5/2023. Kejadian ini dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Damkar Kota Padang sekitar pukul WIB. Selanjutnya diterjunkan armada beserta dengan petugas menuju lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman. "Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 1,2 miliar," kata Kabid Ops Damkar Kota Padang, Sutan Hendra. Sutan Hendra menjelaskan bahwa untuk lima rumah yang terbakar mengalami rusak berat. Baca juga Gegara Banyak Kendaraan Parkir Pinggir Jalan, Damkar Terkendala ke Lokasi 5 Rumah Terbakar di Padang "Tadi ada sebagian barang-barang berhasil dikeluarkan," kata Sutan Hendra. Sutan menjelaskan dalam kejadian kebakaran ini tidak ada korban jiwa. "Keterangan dari warga, kemunculan awal api belum jelas. Api tiba-tiba sudah muncul membesar," kata Sutan Hendra. Sutan Hendra menyebutkan perjalanan menuju lokasi kebakaran sempat terganggu akibat banyaknya kendaraan masyarakat yang parkir di pinggir jalan. "Hal itu membuat kendaraan membuat pergerakan kendaraan sedikit melambat," kata Sutan Hendra. Baca juga Damkar Padang Turunkan 70 Petugas Padamkan Kebakaran 5 Rumah di Perumnas Siteba Pihaknya menurunkan armada sebanyak tujuh unit mobil dengan petugas sebanyak 70 orang petugas. Ia menjelaskan, untuk penyebab kebakaran belum diketahui dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan. "Proses pemadaman sekitar 30 menit," pungkasnya. Azwar
kebakaran di siteba padang